Ahli Madya K3 Konstruksi — Spesialisasi Vokasi Tingkat Lanjutan 6
Sektor: Konstruksi Sipil | Jenis: OKUPASI
- 1.1. Ringkasan & Profil Okupasi
- 2.2. Ruang Lingkup & Tujuan Sertifikasi
- 3.3. Persyaratan Dasar Pemohon (Asesi)
- 4.4. Daftar Unit Kompetensi (SKKNI)
- 5.5. Metode & Proses Uji Kompetensi
- 6.6. Penerapan Kerja & Pembekalan Kompetensi
- 7.7. Lembaga Sertifikasi (LSP) Penyelenggara
- 8.8. Pertanyaan Umum (FAQ)
- 9.9. Dasar Acuan & Dokumen Regulasi
1. Ringkasan & Profil Okupasi
Kualifikasi kepemimpinan manajerial keselamatan konstruksi Level 8 KKNI untuk mengelola Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) pada proyek infrastruktur berskala besar dan berisiko tinggi.
2. Ruang Lingkup & Tujuan Sertifikasi
Ruang Lingkup Pekerjaan
Proyek pembangunan jembatan bentang panjang, bendungan, terowongan bawah tanah, gedung pencakar langit, dan jalan tol bertingkat.
Tujuan Sertifikasi
Memimpin implementasi Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) dan mengendalikan risiko katastropik struktural di sektor jasa konstruksi.
3. Persyaratan Dasar Pemohon (Asesi)
Magister (S2) Teknik Sipil/K3 dengan pengalaman 2 tahun, atau Sarjana (S1) Teknik Sipil/Arsitektur dengan pengalaman manajerial keselamatan konstruksi minimal 5 tahun.
4. Daftar Unit Kompetensi (SKKNI)
Asesi dinyatakan kompeten apabila memenuhi seluruh kriteria unjuk kerja pada unit-unit kompetensi berikut:
| No. | Kode Unit | Judul Unit Kompetensi | Jenis |
|---|
5. Metode & Proses Uji Kompetensi
Paparan presentasi dokumen RKK proyek riil, evaluasi portofolio manajemen risiko struktural, uji pemahaman Permen PUPR No. 10/2021, dan verifikasi wawancara tim asesor.
6. Penerapan Kerja, Standar Kepatuhan & Pembekalan Kompetensi
Manajemen Keselamatan Konstruksi Skala Besar
Industri konstruksi menyumbang persentase signifikan terhadap insiden kecelakaan kerja nasional akibat dinamika tempat kerja yang terus berubah (*dynamic workplace*). Ahli Madya K3 Konstruksi memegang kendali strategis dalam menjamin keselamatan ribuan tenaga kerja subkontraktor di proyek-proyek strategis nasional.
Tanggung Jawab Manajerial Kunci - Penyusunan Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK): Merancang alokasi biaya K3 konstruksi dalam dokumen penawaran lelang dan kontrak kerja sama. - Pengendalian Risiko Struktur Elevasi: Memastikan kepatuhan keselamatan pada pekerjaan perancah berat (*heavy shoring*), pengecoran balok masif, dan proteksi bahaya [jatuh dari ketinggian](/k3/bahaya/jatuh-dari-ketinggian). - Audit SMKK Subkontraktor: Menyelenggarakan audit berkala terhadap seluruh vendor spesialis guna memastikan keseragaman standar keselamatan kerja.
6. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Terlisensi
Daftar Referensi & Sumber Hukum Terverifikasi
- [1]Ahli K3 Indonesia - Pusat Sertifikasi & Pelatihan K3 BNSPPenerbit: LSP Terlisensi BNSP & Mitra Pembinaan K3 Kemnaker RI• No. Dokumen: BNSP-LSP-MITRA-01• Tahun: 2026 Sumber Primer Terverifikasi